METODE PENELITIAN ADMINISTRASI PUBLIK
“JENIS-JENIS PENELITIAN”
OLEH :
U C I
452 17 026
4B D4 ADMINISTRASI BISNIS
JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA
PRODI D4 ADMINISTRASI BISNIS
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
2020
A. PENELITIAN BERDASARKAN TEMPATNYA
Jenis penelitian berdasarkan tempatnya dapat digolongkan ke dalam tiga
jenis, yaitu sebagai berikut :
1. Penelitian
Perpustakaan, yaitu penyelidikan yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan
informasi yang terdapat di ruangan perpustakaan, seperti buku, majalah,
dokumen, catatan, kisah-kisah sejarah dan lain-lainnya.
2. Penelitian Lapangan, yaitu penyelidikan yang dilakukan dalam kehidupan yang sebenarnya. Misalnya penelitian tentang kehidupan para pengemudi pete-pete, kenakalan remaja dan lain-lain yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
3. Penelitian
Laboratorium, yaitu penyelidikan yang dilakukan dalam suatu tempat khusus untuk
mengadakan studi ilmiah dan kerja ilmiah yang bertujuan untuk mengadakan
analisa, test sehingga bisa meramalkan kecenderungan gerak dari suatu gejala
sosial dalam masyarakat tertentu, Sugiyono (1992).
B. PENELITIAN BERDASARKAN JENIS DATA
Jenis penelitian berdasarkan jenis data yang digunakan dapat dibagi
menjadi :
1. Data
kualitatif yaitu nilai dari perubahan-perubahan yang tidak dapat dinyatakan
dalam angka-angka (statistik). Jadi data kualitatif adalah data yang berupa
kata dan atau kalimat, gambar, skema yang belum diangkakan.
2. Data
Primer adalah data yang diperoleh langsung oleh pengumpul data (peneliti) dari
objek penelitiannya. Jadi data primer yaitu data yang dikumpulkan dan diolah
sendiri oleh organisasi yang menerbitkan atau menggunakannya.
3. Data sekunder adalah data yang dikumpulkan atau digunakan oleh organisasi yang bukan pengelolahnya. Data yang diperoleh dari peneliti lain atau dari catatan di instansi, atau dari mana saja sudah diolah, merupakan data sekunder.
C. PENELITIAN BERDASARKAN JENIS TUJUANNYA
Jiks jenis penelitian berdasarkan tujunnya dapat dilihat dari dua
bentuk, maka jenis penelitian tersebut adalah sebagai berikut:
1. Penelitian
Dasar (Penelitian Murni), yaitu jenis penelitian yang bertujuan untuk menemukan
suatu generalisasi atau keumuman dan berusaha menemukan dalil-dalil atau
teori-teori yang berlaku secara umum. Penemuan ini umumnya berguna untuk
pengembangan teori-teori dan pengembangan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian
ilmiah (pure research) dan pada umumnya tidak mempunyai manfaat secara langsung
untuk masalah sosial pada saat dilakukan penelitian.
2. Penelitian
Terapan, yaitu penyelidikan yang bertujuan untuk memperoleh penemuan-penemuan
yang berkenaan dengan aplikasi/penerapan teori-teori tertentu. Jadi penelitian
terapan adalah penelitian yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan yang
membutuhkan pemecahan dan jalan keluar.
D. PENELITIAN BERDASARKAN TINGKAT EKSPLANASINYA
Pada dasarnya jenis penelitian ini adalah jenis penelitian berdasarkan
tingkat penjelasannya, yaitu bagaimana variabel-variabel yang diteliti itu
dapat menjelaskan objek yang diteliti melalui data yang terkumpul dengan
mengelompokkan menjadi sebagai berikut:
1. Penelitian
Deskriptif, yaitu penyelidikan yang dilakukan terhadap variabel mandiri atau
satu variabel, yaitu tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan
variabel yang lainnya.
2. Penelitian
Asosiatif, yaitu penyelidikan yang terdapat dua variabel atau lebih yang
dihubungkan. Jadi penelitian asosiatif ini pada dasarnya merupakan penelitian
yang mencari hubungan atara satu variabel dengan variabel lainnya. Jenis
hubungan variabel tersebut dapat dibagi menjadi tiga bentuk yaitu: simetris,
asimetris, dan timbal balik.
3. Penelitian
Komparatif, yaitu penyelidikan yang bersifat membandingkan antara satu variabel
dengan variabel yang lainnya. Penelitian ini, variabelnya masih mandiri tertapi
untuk sampel yang lebih dari satu. Misalnya: 1) Perbedaan Kinerja antara
pegawai laki-lakii dengan perempuan; 2) Apakah ada perbedaan Perilaku Gaya
kepemimpinan Birokrasi Publik dengan gaya Manajerial Perusahaan Swasta; 3)
Apakah ada Gaya Kepemimpinan laki-laki dan perempuan, Sugiyono (1992).
E.
PENELITIAN
BERDASARKAN PENDEKATAN
Jenis penelitian menurut pendekatan yang digunakan, dapat dikelompokkan
menjadi sebagai berikut:
1. Penelitian
Survey, yaitu penelitian yang dilakukan dengan atau terhadap populasi besar
maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil
dari populasi, sehinggga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi, dan
hubungan-hubungan antar variabel, sosiologis, maupun psikologis.
2. Penelitian
Eksperimen, yaitu penelitian yang dapat dilakukan di laboratrium, di kelas, di
lapangan. Pelaksanaannya lebih mudah dilakukan di laboratorium dari pada di
lapangan karena alat-alat yang khusus dan lengkap dapat tersedia di
laboratorium dan pengaruh luar dapat dengan mudah dicegah selama eksperimen
berlangsung.
3. Penelitian
Ex Post Pacto, yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa
yang sudah terjadi dan kemudian menurut ke belakang melalui data tersebut untuk
menemukan faktor-faktor yang mendahului atau sebab-sebab yang mungkin atas
peristiwa yang diteliti.
4. Penelitian
Policy, yaitu suatu proses penelitian yang dilakukan dengan suatu analisis
terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, sehingga temuannya dapat
direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak secara praksis dalam
menyelesaikan masalah.
5. Penelitian
Historis, yaitu penelitian tentang kejadian yang telah berlangsung di masa
lalu. Tujuan penelitian ini menurut Isaac (1981) adalah untuk merekonstruksi
kejadian-kejadian masa lampau secara sistematis dan objektif, melalui
pengumpulan data, evaluasi, verifikasi, dan sisntesa data yang diperoleh,
sehingga dapat ditetapkan fakta-fakta untuk membuat suatu kesimpulan yang
bersifat Hipotesis.
6. Action
Research(Penelitian Tindakan), yaitu penelitian yang bertujuan untuk
menngembangkan pendekatan dan program baru guna memecahkan masalah yang muncul
pada situasi yang aktual.
7. Penelitian
Naturalistic, Metode penelitian ini sering disebut metode kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kodisi objektif alamiah
(sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen
kunci. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan secara induktif.
F.
PENELITIAN
BERDASARKAN TIPENYA
Pada umumnya penelitian dapat digolongkan ke dalam tiga tipe penelitian
yaitu:
1. Penelitian
Eksploratif (Penjajakan), yaitu suatu penelitian yang bersifat terbuka, masih mencari-cari dan belum mempunyai hipotesa, pengetahuan penelitian tentang
gejala yang ingin diteliti masih kurang, sehingga penelitian penjajakan sering
dilakukan sebagai langkah pertama untuk penelitian penjelasan maupun penelitian
deskriptif.
2. Penelitian
Explanatory (Penjelasan), yaitu penelitian yang menyoroti hubungan antara variabel-variabel penelitian dan menguji hipotesa yang telah dirumuskan, oleh
karena itu dinamakan penelitian pengujian hipotesa yang telah dirumuskan atau testing
research.
3. Penelitian
Deskriptif (Penggambaran), yaitu suatu penelitian yang mendeskripsikan apa yang
terjadi pada saat melakukan penelitian. Di dalamnya terdapat upaya
mendeskripsikan, mencatat, menganalisa dan menginterpretasikan kondisi-kondisi
yang sekarang ini terjadi atau ada.
DAFTAR
PUSTAKA
Pasolong,
Harbani. 2020. Metode Penelitian Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta.

Terimakasih materinya sangatt bermanfaat.
BalasHapus